Vaksinasi COVID-19 merupakan program kebijakan pemerintah di seluruh dunia, termasuk Indonesia untuk menanggulangi pandemi COVID-19 yang masih melanda kita. Oleh karena itu, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) bekerja sama dengan Korem 074/Warastratama untuk mengadakan vaksinasi COVID-19 bertempat di FK UNS.

Berbagai macam informasi mengenai vaksin COVID-19 dapat diakses dengan mudah. Namun, perkembangan arus informasi yang sangat cepat ini mengakibatkan beredarnya hoax terkait vaksin COVID-19 di masyarakat. Hal ini yang melatarbelakangi kelompok B4 KKN Tematik Fakultas Kedokteran UNS, yang beranggotakan Muhammad Rasyid Ridho, Nada Syifa Al Biruni, Nur Khofifah Aprilia, Raden Roro Alifiandri Rahmantya Putri, Renasheva Alifia Nugraha, Reza Pahlevi Prastawa, Roisya Nur Farhania, Safira Hasna Rosyida, Salsabila Nur Rahmah Ali, dan Sandya Naufal Budiyanto untuk mengadakan kegiatan bertajuk “SKIPI DONAT: Talk Show in KIPI about Diving Through Vaccine Side Effects Hoax vs Fact in Social Media”.

Melalui bimbingan Heni Hastuti, dr., MPH, pada Rabu (11/8/2021), mereka menargetkan 80 peserta vaksinasi COVID-19 yang berada di ruang observasi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) FK UNS. “SKIPI DONAT merupakan kegiatan talkshow di ruang observasi KIPI, tujuannya adalah untuk mengisi waktu 30 menit yang kosong dengan talkshow ringan yang dapat mengedukasi masyarakat mengenai mitos dan fakta vaksin COVID-19” ungkap Ketua Kelompok B4, Muhammad Rasyid Ridho.

SKIPI DONAT membahas mengenai beberapa mitos dan fakta yang beredar di Indonesia mengenai vaksin COVID-19, seperti mitos bahwa vaksin COVID-19 mengandung microchip, mitos bahwa vaksin COVID-19 menyebabkan seseorang menyebabkan COVID-19, fakta bahwa mual, demam, dan nyeri otot dapat dirasakan pasca vaksinasi COVID-19, dan masih banyak mitos fakta seputar vaksin COVID-19 yang lain.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami pada masyarakat secara umum dan peserta vaksinasi COVID-19 FK UNS secara khusus untuk menegakkan hoax-hoax yang masih tersebar di masyarakat. Pada projek ini juga terdapat pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman peserta.” ungkap salah satu anggota kelompok B4, Safira Hasna Rosyida. Untuk projek SKIPI DONAT ini tidak hanya berupa talkshow saja. Namun, juga ada kegiatan di media sosial, berupa quiz dan challenge di instagram @vaksinasifkuns.

“Dengan diadakannya SKIPI DONAT ini, saya berharap supaya peserta vaksin dapat teredukasi dan akan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sekitar lainnya, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang takut dan ragu untuk mengikuti vaksinasi COVID-19” imbuh Ketua Kelompok B4, Muhammad Rasyid Ridho. Video kegiatan SKIPI DONAT dapat diakses pada link berikut: https://youtu.be/XZwW8yaV-Vk


HUMAS FK UNS: Ari Kusbiyanto

Berita

Kategori